Anak…, Menantu.. dan Mertua

March 12, 2009 by: yanti

Kemarin.. saya kena Skak.. abis…

Kebetulan kemarin radio Roja.. sedang nyambung dengan bagus seharian.. jadi.. alhamdulillah saya nikmat mendengarkannya… dan kebetulan lagi.. temanya.. sangat menyambung. Nyambung dengan.. Beberapa kali.. saya melihat di DAAI Tv.., cerita yang menyangkut hubungan anak, menantu serta mertua.. Hmmm ada yang luar biasa disana.. bagaimana seorang menantu.. dan mertua (kebetulan sama-sama perempuan) bersama-sama.. saling mencari titik temu.. antara ego dan kenyataan…

Bukan lah sebuah rahasia,.. sangat sulit.. mencari hubungan harmonis antara menantu dan mertua…

Yang hebatnya.. lagi… sang mertua.. biasanya sudah terbiasa dengan pakem.., bahwa menantu punya kewajiban khusus dalam “melayani” mertua.. “melayani” suami.. “melayani” anak-anak..  Yang pada intinya semua untuk membesarkan ego seorang perempuan yang disebut sebagai mertua… Hak sebagai anak, (anak menantu), istri anaknya, ibu dari cucu-cucunya juga kebutuhannya sebagai perempuan pada umumnya sering diabaikan.

Demikian juga dengan sang menantu… Karena mitos.. yang kuat beredar.. bagaimana nyiyirnya.. seorang mertua sudah demikian paten melekat.. seringkali ia lupa (ini yang hari itu.. saya dengarkan.. dengan penuh rasa terpukul) betapa besar jasa sang mertua dalam hidupnya.. Perempuan uzur itu.. telah bersusah payah.. mendidik seorang anak laki-laki. Dengan seluruh apa yang dimilikinya,.. tenanganya.., uangnya,.., waktunya.. juga dalam keadaannya yang sangat payah.. agar sang anak dapat menjadi seperti saat ini… seorang laki-laki.. yang menjadi sandaran dalam hidup sang menantu dan anak-anaknya….

Ya Allah..

Begitulah dunia.. dengan segala kecepatannya.. untuk menyampaikan informasi dalam bujukan rayuan syaitan., menjadikan setiap orang menerima segala informasi… Baik atau buruk. Sesuai syar-i.. atau bahkan berlawanan dengannya… Informasi yang tidak tepat.. didengarkan.. sedang infomasi yang bermanfaat terabaikan

Mestinya… betul.. bagaimana besarnya jasa seorang mertua.. disampaikan kepada para menantu. Sedangkan.. bagaimana hak yang seharusnya dimiliki oleh menantu sebaiknya didengungkan ada para mertua… Agar.. timbul kasih sayang yang mendalam antara keduanya… bukannya rasa saling curiga dan berusaha meraih lebih dari seharusnya.. Atau bahkan menimbulkan… kegusaran antara keduanya…

Hmmmm

Sama dengan halnya jika.. orang tua yang hanya sibuk… mencari tahu dan menunarikan.. anak-anaknya.. untuk bersikap sebagai anak-anak ideal… Sang orang tua.. lupa iapun punya kewajiban pada anak…, untuk mencarikan nama yang baik baginya.., mengakekahi, mendidiknya…, juga mencarikan pasangan hidup yang baik baginya….

Yap… hidup memang seharusnya penuh dengan keseimbangan… saling memberi.. saling mengasihi.. saling menyadari hak dan kewajiban masing-masing,.. sekaligus juga..saling memberikan ruang privasi…

Indah ya.. seandainya.. apa yang jadi tuntunan.. dalam Islam tersebut diterapkan maksimal????

emoga kita termasuk golongan orang-orang yang dirahmati Allah karena sikpa kita kepada anak, menantu dan mertua. Amin

Related Posts with Thumbnails

Comments

5 Responses to “Anak…, Menantu.. dan Mertua”
  1. achoey says:

    semoga bunda
    semoga :)

    Insya Allah…

  2. martha says:

    salam kenal bunda…klik balik ya di rumahku

    Salam kenal juga Martha… Hmmm blogmu bagus lo…

  3. mary ann says:

    Alhamdulillah, maksih ya…tausiyahnya menerangi jiwa. paas buat saya yang sdg bermasalah dengan mertua..

  4. eaea says:

    capek mertua banyak maunya, saya kan punya ortu juga

    • yanti says:

      ya.. memang ketika usia makin uzur.. sikap akan kembali seperti anak-anak. Lumrah.. Menghadapinya juga dengan cara kasih sayang. Ada yang diluluskan permintaannya ada yang tidak.. selama memang masih mampu kenapa tidak. Jika ternyata tidak mampu mengabulkan permintaan mertua, bicara baik-baik lebih nyaman mungkin yaaa… seperti saat kita kecil dan orang tua tak meluluskan permintaan kita.

Trackbacks

Leave a Reply