Caleg Perempuan

February 22, 2009 by: yanti

Saya pribadi sangat senang kalo melihat  sosok “Smart Woman”.. Yang akhir-akhir ini… sedang giat ditampilkan pada banyak media… “Caleg Perempuan”.Yah… PEMILU sudah dekat.. persaingan makin ketat….

Kabarnya ini karena sekarang.. Caleg wanita di”anggarkan” menduduki 30 % dari kursi pemerintahan. “Katanya” agar.. ada kesaman suara perempuan dan laki-laki. Atau.. agar banyak suara kaum perempuan yang mempengaruhi jalannya pemerintahan…

Hmmmmm

Saya senang tapi juga seeeddiiihh… (loo kok??)

Senang karena akhirnya.. perempuan dianggap “penting”.. perlu didengar suara dan pembuktian kiprahnya dalam roda pemerintahan. Ini menunjukkan perempuan juga punya “kelas” yang seimbang dengan kaum laki-laki… Fuuhhh hebat… untuk ukuran adat timur yang meletakkan kaum laki-laki didepan dan kaum perempuan dibelakang…  (Dalam adat jawa perepuan yang menjadi seorang istri diartikan sebagai “kanca wingking”.. = teman yang dibelakang)

Tapi juga sedih…

Karena…Sejarah membuktikan… dibalik begitu banyak tokoh penting didunia… dibelakangnya pasti ada seorang bunda… yang hebat (fuuuhhh… bisa-bisa tokoh penting akan berkurang ya…)

Karena saya membayangkan… jika tujuan para Caleg Perempuan ini berkarya, untuk bangsa dan negara, untuk Islam… sebenarnya ada alternatif lain.. (ini saran saya)

Ya….karena…saya membayangkan jika… tenaga, waktu, pemikiran yah… semua power yang anda, para caleg perempua, tumpahkan pada negara tersebut, anda alihkan pada pendidikan maksimal untuk putra-putri….. Subhanallah…  Seorang anak laki-laki yang berhasil anda didik sebagai seorang muslimin yang tangguh.. dan berwawasan luas.. akan menjadi pemimpin yang akan membuat negara Indonesia dan Islam akan berjaya hingga berabad-abad… (dengan kepemimpinannya sebagai kepala negara, kepala keluarga, Pekerja yang istiqomah, jujur, dan selalu berusaha meningkatkan diri menjadi lebih baik lagi, Plus… juga sebagai kepala “pejuang Islam”) Seorang anak perempuan muslimah… ,yang bercahaya didunia dan akhirat, yang sanggup anda hadirkan.. akan menjadi tonggak estafet.. generasi Islami.. yang luar biasa dari generasi ke generasi… kembali mendidik.. muslimin dan muslimah  generasi berikutnya….

Dengan demikian… jika alterntif ini yang diambil… insya Allah.. pencapaiannya juga sama.. atau bahkan berlipat-lipat ya….??? Karena saya… melihat Indonesia sudah terlanjur… berada dalam posisi yang sangat sulit.. segala persoalan yang ada disini..sudah begitu berbelit… bagaikan tangan-tangan ikan gurita yang mabok (ha ha ha… kebayang kan….??) Atau bagaikan… sejumput tembakau kelas satu… (pernah liat… tembakau konsumsi nenek-nenek…) suuullliiit diuraikan.. dan diselesaikan… secara instan.. atau bahkan hanya 1 perode kerja yang LIMA TAHUNAN

Ya… dengan apa yang dilebihkan Allah pada kita, … alternatif yang saya tawarkan ini akan memakai semua  kesabaran, kelembutan, keuletan, ketekunan, dan Rahim. Dengan itu semua, kita bisa menghadirkan.. generasi baru… yang akan membantu para bapak (saat itu.. pasti sudah manula ya….)  ber-regenerasi…

Yah… memang waktunya akan laaaammmmaaaa, terbuktinyapun… akan laaammmaaaa. BUT.. its not the bad way…  Karena yang laaammmaaa belum tentu tidak bagus… dan yang ceepat juga belum tentu bagus… Ingat saja.. untuk memasak nasi kita punya 2 pilihan dengan ricecooker yang 20 menit matang atau proses diaru dan dikukus, yang bisa menghabiskan jam..  semua punya kelebihan dan kekurangan

Kecuali… jika sang putra atau putri anda.. sudah menjadi pribadi-pribadi yang cukup punya landasan untuk ditinggal berkarya… (Dalam Islam.. kategori untuk ini… jika dan hanya jika pendidikan sebelumnya telah maksimal berhasil diadaptasi) biasanya sekitar 15 tahun… “Berkarya”.. dapat dilakukan,…  tapi itupun tetap dalam kategori…  “pekerjaan sampingan”

Betulkah??? Waaahhhh… ada yang protes… udah keburu manula… deh…

Ha ha ha… hidup memang pilihan… ada konsekwensi dari setiap tindakan… dan setiap orang berhak untuk memilih dan bertanggungjawab atasnya….

Dan sebenarnya disamping mendidik anak-anak kita, juga sekalian dapat memberikan banyak karya… jadi tidak usah menunggu hingga anak terkecil berusia 15 tahun kok…misalnya saja..

1. Dengan mengajarkan anak balita membuang sampah pada tempatnya, memberikan pemahaman tentang jenis sampah pada anak SD, mengolah sampah sederhana pada anak SMP dan SMA… sama dengan sebagian kerja Mentri Lingkungan Hidup.

2. Atau dengan mengenalkan arti uang dengan menabung pada anak-anak sama dengan pekerjaan Mentri Negara Urusan Investasi.. (eh… ada gak sihh jabatan ini???  he he he)

3. Mengajarkan gaya hidup sehat.. sama dengan sebagian tugas  Mentri Kesehatan

Bayangkan jika setiap ibu di Indonesia telah dapat mengajarkan ini dengan tepat… Insya Allah negara Indonesia… 20 tahun-an akan datang (saat anak-anak kita ini melanjutkan tongkat pemerintahan) gak akan kesulitan.. berjalan…

Terakhir bagaimanapun juga… saya tetap bangga makin banyak caleg perempuan… (walaupun saya tidak terlalu mendukung ide caleg perempuan, karena alasan diatas…)  Dan saya.. satu perempuan dari warganegara Indonesia.. hanya bisa berdoa untuk para Caleg Perempuan.  Semoga Allah akan memberi mereka kekuatan untuk tetap tegak… dengan satu kaki dibidang politik dan satu kaki lagi dalam keluarga…. Dan diakhir periode kerjanya nanti… untuk mereka yang akan terpilih, semoga dapat mencapai hasil maksimal. Yupppp…. Karena ini bukan pekerjaan mudah dan main-main… (Ayo.. para suami dan anak-anak keluarga caleg perempuan…. bantu ya…..mama, ibu, ummi, istri.. orang yang kalian cintai ini untuk berjuangg…..  jazakumullahu khairan katsiran)

Related Posts with Thumbnails
Filed under: Curhat
Tags: , ,

Comments

2 Responses to “Caleg Perempuan”
  1. oRiDo™ says:

    setuju…
    memang peran seorang ibu adalah mendidik anak nya sehingga mudha2an anak2nya bisa menjadi anak yang dibanggakan..
    memang hal itu perlu waktu yang lama..
    memang akan terasa lebih berat karena membimbing dan mengasuh anak dari kecil sampai besar yang pastinya akan menghadapi kejenuhan, kecapaian, tingkah laku anak yang sulit di atur, dlsb…
    tetapi hasil nya adalah utk masa depan anak2..

    itu lah sebabnya *mungkin*, posisi seorang ibu bgitu besar dalam islam..
    surga ada di telapak kaki ibu…

    I love you Mom..

    Wow.. so sweet…
    bahagianya.. ibu anda, punya putra yang sangat mencintai…
    Hmm semoga cinta kasih antara ibu dan putra ini.. akan menjadi pembuka pintu surga… Amin

  2. p3ny0 says:

    Assalaamu’alaikum wr.wb.

    hmm… 30% kuota perempuan… sebenarnya itu ga harus 30% anggota DPR dr perempuan mbak..
    cuma, saat mengajukan caleg.. partai peserta pemilu harus memenuhi kuota 30% persen perempuan… yg jelas, dengan sistem suara terbanyak ini, caleg yg jadi akan mrpkn caleg yg benar2 bekerja sehingga mendapat simpati dr rakyat…

    wah.. malah panjang bgt commentnya… :D
    salam kenal dan sukses selalu tuk kmu… ;)

    O.. begitu ya…
    Terima kasih untuk penjelasannya…
    Salam kenal kembali…
    Semoga demikian juga untukmu… selalu ada suksess Amin

    Wassalaamu’alaikum wr.wb.

Trackbacks

Leave a Reply