Dunia Islamku

July 31, 2009 by: yanti

Karena saya seorang muslimah

Karena dunia Islam sedang terkoyak-koyak di sana sini

Saya sedih… saya menangis.. karena itu, ijinkan saya mencoba berbicara dari hatiku tentang

Palestina, Pakistan, Afganishtan, China, Ambon, Nigeria.. dsbnya

Tempat-tempat yang saya sebutkan tadi.. merupakan sebagian nama tempat.., dimana kaum muslim diburu, dianiaya bahkan dibantai dengan cara yang sangat tidak manusiawi… Beritanya.. sebagian menyebar keseluruh pelosok dunia, sebagian lagi tersimpan sangat rapat, hingga telinga semutpun tak mampu mendengar derita kaum muslim disana.

Tiba-tiba kegemparan terjadi, ada nama-nama yang mengakui berjuang.. membalas dendam atas mereka yang meninggal di tempat-tempat yang namanya saya sebutkan tadi. Seperti Abbdullah Yusuf Azam.“Lion of desert”, Umar MochtarIrhabi 007, “Sang Legenda Cyber Jihad” Sayyid qutb Nurdin M Top. dkk.

Hmmmm….

Boleh saya mengajak “berputar lebih dulu”…, suatu saat.. saya berdiskusi dengan seorang ustadz, tentang.. sejauh mana dan kapan seorang muslim boleh ikut campur dalam rumah tangga muslim yang lain, ketika ia mengetahui didalam rumah tangga tersebut telah terjadi selisih pendapat yang sangat tajam. Jawab sang ustadz.. “Ketika.. terbaca, akan terjadi situasi yang dapat membahayakan keselamatan nyawa salah satu orang dalam keluarga tersebut”. Lalu.. apa yang harus dilakukan.. “Secepat mungkin menghentikan pertikaian, berusaha melerai dan memberikan masukkan yang mendamaikan hati” jika ini tidak berhasil.. dan mereka masih saja bertikai.. “Pisahkan mereka, libatkan mereka-mereka yang mempunyai wewenang. Polisi atau perangkat desa misalnya.”

Mungkin.. (bolehkan?) saya akan mengandaikan.. saya dan para muslim tersebut sedang bertetangga. Mestinya.. sebagai tetangga yang baik.. (tetangga ada yang dekat dan ada yang berjauhan.. hingga beberapa blok bukan?) saya selalu peka terhadap situasi tetanggaku… Ketika suara pertengkaran sudah sering saya dengar.. mestinya saya mencoba bertanya-tanya dan mencari tahu. Bukan untuk bergosip.. tapi untuk membantu.. mencarikan jalan keluar.. Bukan sebaliknya.. saya cuek saja… (Ugh.. dikota besar.. seperti ini yang banyak terjadi.. saling cuek, bahkan nama tetangga sebelahpun tidak tahu…) kalau perlu saya akan mengajak pak RT, pak Rw untuk bersilahturahmi…

(Laaaa… ini tidak lagi pertengkaran..disana, dinegara-negara itu, tapi sudah nyata-nyata ada pertempuran dengan korban jiwa..  jumlahnyapun.. tidak main-main.. ratusan…. Kemana ya.. Dewan Keamanan PBB??  Kemana ya… para pimpinan negara Islam???)

Semalam saya mendengarkan perbincangan di TV-one, antara pengasuh Arrahman.com dan Mantan Jamaah Islamiyah…  saya berfikir laaaammmaaaa…

Sebenarnya masalah ini, masalah jihad, masalah persengketaan, masalah peperangan.. masalah meneggakkan kebenaran.. adalah masalah yang sudah sangat umum… dimana-mana dari jaman nabi Adam hingga jaman modern ini… Hanya saja “pengemasannya” yang jadi masalah besar… Orang sibuk bicara dari sudutnya masing-masing…, mengemas dengan caranya masing-masing. Tidak mau bicara dari sudut yang haq.. (atau yang umum adalah sudut haq tetapi sudah dicampuri dengan nafsu dan kepentingan pribadi) Atau.. ada beberapa orang yang “sok pura-pura tidak tahu”… (maaf jika kata saya ini menyakitkan).. mencari aman sendiri…

Cobalah kita renungkan, jika kita mau jujur…, tanyakan pada diri sendiri…

Apakah kita boleh marah??

Apakah kita boleh melawan??

Apakah kita boleh mengibarkan bendera perjuangan???

Menurutku.. jawabnya semua boleh… karena Allah memberi semua rasa itu pada kita, justru (menurutku) sebuah sikap yang tak mensyukuri nikmat jika kita tak mau marah. Hmmm…pada beberapa kasus, orang-orang yang jika tak bisa marah, biasanya punya gangguan kejiwaan dan butuh bantuan terapis maupun psikolog untuk “menormalkan”nya

Masalahnya memang (jika anda mau.. coba renungkan sejenak)..

1. Sudah benarkah jika kita marah?? Marahnya karena apa… ?? Ya jika marah karena hukum Allah diacak-acak, sebagaimana pernah terjadi dijaman nabi.., keributan besar dipasar, ketika seorang wanita dibuka hijabnya secara paksa oleh kaum kafir.. (Ya.. Kaum Muslim saat itu marah….) boleh dan wajib.. Kalau marah hanya karena teman yang pinjam sandal lupa ngebalikin 5 menit.. he he he…

2. Marah dengan cara bagaimana??? Yaa marah yang tidak membabi buta. Marah yang tetap dalam koridor Allah… Ada tahapannya… tidak asal pukul dan bunuh merajalela. Marah yang sesuai dengan akhlaqtul kharimah. Sampaikan ketidak sukaan kita… bertahap.. dari mengingatkan, memperingatkan hingga mengadakan perlawanan.. (Jika sang pembuat onar itu memang dari jenis yang “luar biasa”…. atau gak mempan diajak bicara baik-baik.) Perlawananpun juga harus dilakukan dengan bertahap.. gak boleh langsung “bak-buk”.. main pukul.

(Lucu juga… ketika sang Mantan Jamaah Islamiah semalam… mengatakan.. bahwa jika mau berperang ya.. hadapi pakai senjata, kelihatan satu demi satu dengan lawan, jangan pake bom…. waaaddduuuuhhh…. jaman mah sudah beda kang… ini bukanlah perang “bratayuda”, yang pake kuda, gajah, tombak, panah, pedang dsbnya..Kalau lawannya.. pake “misil”… sebelum kita sempat nyari sang musuh, untuk berhadap-hadapan, sang musuh sudah tekan tombol, dan… syyuuuutttt terbanglah sang misil dari tempat yang entah dimana menghancurkan kita…)

Jujur saja… saya tidak senang melihat pertumpahan darah… apalagi jika ternayata diantara para korban.. ada orang-orang yang saya sayangi.

Tapi.. jujur juga.. saya tidak suka dengan pendapat yang (menurutku salah) Orang Islam.. tidak selayaknya marah. Yang Marah-marah itu Syaitan.. yang suka bikin perlawanan itu.. teroris… Teroris Islam. Menurutku.. ini bukan lagi marah.. tapi nafsu marah yang tak terkendali. Beda kan???

Ini yang membuat akhirnya penilaian terhadap Islam menjadi terbelah.. Satu sisi… Orang Islam yang sudah “tingkat tinggi” mah… kudu..sabaar…. maaauuu aja diapain.. Akibatnya…. “jan..diinjak-injak nganti gepeng” tanpa ampuun. (hebatnya… merekapun passsrrraaaahhh luar biasa. mendapat perlakuan seperti itu)

Sisi lain… Islam adalah teroris.. karena selalu menumpahkan darah dimana-mana… wuuuhhhh….. mereka ini kesannya kasaaarrr… babar… liar…

Sedih ya…. kok ya.. kita ini sebagai muslim.. tidak mampu menjawab pertanyaan sederhana “Muslim itu seperti apa?? bagaimana???” (huuu… hu…. huuu…)

Kenapa kita tidak berkaca sikap Nabi Muhammad saw… Betapa santunnya beliau pada semua orang… bahkan musuhnya sekalipun.. Walaupun demikian beliau juga tak pernah ragu mengangkat pedang… berperang digaris terdepan.. membabat musuh tanpa ampun. Musuh-musuh yang secara haq telah melawan Islam.. Beliau adalah.. seorang diplomat yang sangat ulung…. Melakukan banyak trobosan bernegosiasi.. tanpa pemaksaan.. dengan hasil gemilang… Beliau adalah negarawan handal.. yang mampu menyatukan banyak paham.. dan membiarkan orang-orang kafir aman didalam naungannya. That’s real Islam… Islam yang Rahmatan lil alamin…

Jadi.. sekali lagi… saya berharap kita semua makin dewasa.., selalu melihat setiap apa yang ada berdasarkan ketentuan dan arahan dari Allah swt, jangan main hakim sendiri apalagi jika berani mengatas namakan Islam untuk tindakan pribadi… Perhatikan dengan baik setiap nama-nama yang telah banyak menimbulkan kegemparan.., kenali mereka dengan seksama.. melalui tulisannya, perbuatannya.. sebelum memberikan predikat… mereka pahlawan.. atau mereka teroris.. atau.. apapun itu.

Sempat terpikirkan juga olehku, dalam Dunia Islam yang carut marut.. sekarang ini.. (saya yakin ini semua juga tidak terlepas dari skenario Allah). ketika kaum muslim.. terdesak dimana-mana… saya yakin.. akan segera timbul sebuah ikatan yang sangat kuat terjalin lembut dan hangat diantara kaum muslim tanpa memikirkan adanya perbedaan suku, wilayah, warna kulit, kebiasan dsbnya,.. yang akan mengiring langkah bersama-sama… tegar meneggakkan panji-panji Islam. (ini sebenarnya sudah jadi hukum Alam.. dan selalu terjadi ketika sebuah golongan terdesak… kenapa para pemimpin kaum kafir tidak mau belajar dari hal ini????)

Pertanyaannya…??

Apa yang akan kita lakukan sekarang, sebagai muslimah, sebagai muslim.. sebagai umat nabi Muhammad yang telah mengikrarkan “Laa ilaha illah Allah, Muhammad Rasulullah…”

Masih mau bersembunyi dengan kepentingan pribadi? Atau..

Sibuk memcari celah agar mendapat keuntungan yang besar dari nafsu?? atau..

Dengan gagah berani… ikut berbaris.. diatas kaki yang kokoh.. tegak.. mengumandangkan kecintaan kita pada Islam…??? Islam yang sesungguhnya.. Islam yang benar-benar haq.. tanpa nafsu pribadi.. 

Mari kita renungkan…

“Semoga Allah swt akan selalu meridho dan merahmati setiap langkah-langkah kita.. wahai sahabat.. dan selalu terjaga dalam kebenaranNYA”.. Amin…

Related Posts with Thumbnails

Comments

9 Responses to “Dunia Islamku”
  1. saya turut berdoa untuk umat muslim yang mengalami penganiayaan, semoga diberikan ketabahan dan segera terbebas dari penderitaan
    .-= tukang celoteh´s last blog ..Tentang blog Nurdin M. Top =-.

  2. kawanlama95 says:

    sebagai seorang muslim saat ini mengajak kembali kepada ajaran yang sebenarnya. Wah sok tau neeh . aku aja masih perlu diajak seeh
    .-= kawanlama95´s last blog ..Peyusupan dalam organisasi =-.

  3. achoey says:

    Islam adalah rahmatan lil alamin
    Dan kisah di akhir jaman ini, adalah kisah dimana muslim diuji benar ketangguhan kesabarannya

  4. ria_imel says:

    knpa masih bnyak yaa umat muslim mengalami cobaan yang berat… :)

  5. indra1082 says:

    Islam Bukan Teroris!
    Teroris bukan Jihad!
    Bom-er Laknatullah!!!

    Salam KBM
    .-= indra1082´s last blog ..Sudah Siapkah =-.

    Hmmm…..

  6. racheedus says:

    Islam adalah agama rasional dan alamiah. Adalah rasional dan alamiah, jika seseorang dianiaya ia melawan. Islam mengajarkan keberanian. Tapi Islam juga mengajarkan sikap santun dan kasih sayang.

    Betul… ini adalah Islam yang sesungguhnya… Semoga kita segera diberi kemampuan untuk kembali mengangkat Islam yang hakiki… Sehingga masyarakat umum akan segera dapat mengetahui mana yang benar-benar ajaran Islam yang haq.. dan mana Islam yang kurang tepat.

  7. I hate to sound like a nitpick, but your grammar is just…deplorable.  I want to be interested in this, I really do.  But it seems you spent so much time on the design (which, I will say, is amazing) that you forgot that people actually have to read your blog.  Clean this up…PLEASE.  It could be so much bigger if you just did some work.

  8. Clyde Newnum says:

    Usefull post do you mind if i translate into German for my sites subscribers? Thanks

Trackbacks

Leave a Reply