Gaza 27/12/2008
December 29, 2008 by: yantiSahabat, melalui media kaca saya melihat bahwa pada Hari itu… 27/12/2008… di Jalur Gaza… Ratusan orang dinyatakan meninggal… Ratusan lainnya luka parah…
Ya … pesawat F-16, dari Israel, meluncurkan tembakannya ke pemungkiman di jalur Gaza. Sempat tersiar… bahwa serangan ini karena.. banyak pasukan-pasukan (musuh Israel) yang bersembunyi didalam lingkungan pemungkiman…. dengan melampirkan foto-foto satelit.
Fuhhh…
Saya hanya ingin bilang… ini bukanlah lagi sesuatu yang biasa… Yang bisa dengan mudah kita abaikan… karena dianggap remeh… ataukah masih harus ditunda karena menunggu perjanjian antara negara-negara adi kuasa atau mereka yang punya kekuatan super untuk mengatur dunia.
Fuuhhh…
Saya hanya membandingkan… ketika bencana alam melanda dunia… (seperti tsunami beberapa tahun yang lalu).. reaksi dunia demikian cepat…. turun tangan dari berbagai belahan dunia untuk membantu dan berbagi beban…
Mestinya… ini juga terjadi pada mereka-mereka di jalur gaza…. Bantuan dunia.. baik itu obat-obatan, makanan, minuman, susu, pakaian, hingga… “HOW TO STOP IT”.. segera… nyata… terpadu… Mestinya….!! Ya… mestinya… !! sayang..hingga sekarang… belumlah… terlaksana… Terlalu banyak hal yang jadi pertimbangan… diantara.. kawan-kawan negara lain.
Fuhhh..
Saya juga jadi ingat… ketika dalam sebuah Ta’lim… sang Ustadz.. mengajak semua yang hadir untuk saling merekatkan silahturahmi.. meningkatkan Ta’aruf… menjadi sebuah keluarga yang utuh… Keluarga Besar Umat Islam. Berbagi suka dan duka.. meringankan beban tanpa perlu diminta.
Seorang Jamaah… bertanya.. seberapa jauh… kita boleh mencampuri urusan keluarga seorang sahabat, dalam rangka.. menjadi bagian dari keluarga??? Misalnya saja.. jika ada pertengkaran antara suami dan istri…???
Jawab sang Ustadz… Jika kita melihat.. bahwa peristiwa didalam keluarga sahabat tersebut telah membahayakan jiwa dan raga,… maka kita wajib untuk campur tangan menyelesaikan…
Ya…. Itu telah terjadi di jalur Gaza…..
Ya… Itupun yang terjadi disaat bencana Tsunami melanda Aceh..
Kenapa… kita berbeda dalam menyikapinya???
Sampai kapan kita akan terus dan terus berpangku tangan?????
Setidaknya… selemah-lemah iman… doa harus dilantunkan…..
Please…… sahabat….
Jazakallahu khairan katsiran…


















































