Go…. SD

April 4, 2009 by: yanti

Alhamdulillah… subhanallah… Allahu Akbar…

Sungguh memang hanya DIA yang Maha Tahu…

Hari ini.. seolah ada sejuta keajaiban.. hadir..scannedimage

Aini diterima untuk naik ke jenjang sekolah berikutnya..masuk SD..

Sejujurnya pagi ini.. saya berangkat dengan berjuta rasa… dalam dada… berbekal.. mendengarkan beberapa orang sahabat.. tentang pengalaman mereka.. bersinggungan dengan pendaftaran sekolah…
1. Bahwa.. untuk anak berkebutuhan khusus (ABK) paling tidak harus menguasai baca tulis hitung dengan baik sebelum mereka didaftarkan masuk SD.. karena pertimbangan sulitnya pelajaran di kelas 1, biasanya sekolah-sekolah tidak mau menerima murid yang belum cakap membaca, menulis dan berhitung.
2. Sebuah sekolah SD Inklusi di kawasan condet, Jakarta… yang sempat saya hubungi (guru pendampingnya) mensyaratkan untuk harus bisa baca tulis hitung… selain harus memiliki hasil tes IQ dengan hasil minimal 70.
3. Pengalaman seorang teman yang memiliki ABK.. merasa kesulitan yang banyak.. ketika anaknya bersekolah.

Walaupun demikian ada juga “suara” yang cukup bikin ku berbesar hati… dari sahabatku.. yang memiliki putri (Amel) berumur 11 tahun.., penyandang autis juga… Saat ini Amel sudah duduk di bangku kelas 6 SD, pandai berenang dan.. mandiri.. karena sudah dapat mengikuti aktifitas perkemahan..Ini percakapan kami dengan melalui SMS, karena.. setelah mencoba berbicara dengan telpon tidak memadai

Saya : Assalammualaikum wr wb… Aduh ibu maaf.. td di telpon suara saya kecil ya… tidak kedengeran??? maklum HPnya baru jatuh he he he… Ibu.. ini yanti, mama Aini, teman berenang di Kolam Renang Persada Kemala, saya mau nanya pengalaman ibu waktu amel masuk SD.  Sudah cakap apa ya??? Karena tahun ini Aini diminta untuk mencoba mengikuti tes penerimaan murid baru di SD oleh pengamat disekolahnya dan dari hasil tes EQ

Mama Amel : Wa’alaikumsalam, ibu.   Saya senang dengarnya, Aini mau masuk SD.  Dicoba saja ibu jangan takut, pasti ada jalan keluarnya ya… Waktu Amalia mau masuk SD, sudah bisa baca tulis sedikit.  Saat itu  Amel ngomongnya yang masih baku dan sedikit tapi dia ngerti orang bicara apa. Sebenarnya jika dibanding Amel, Aini lebih pandai bicara.  Ya.. selain itu,  Amel juga masih suka ngamuk juga dikelas. Jadi saya selalu tunggu dimuka kelas.  Bagusnya  Amel punya percaya diri cukup  tinggi  ditambah dengan  rasa bersaingnya kuat mendorongnya untuk gak mau dibedakan dengan anak lain.  Contohnya Biarpun  gak bisa atau  gak tahu harus apa, dia tetap tunjuk tangan kalau guru nya nanya, walhasil kalau sudah didepan kelas cuman senyum-senyum saja.  Ibu harus berani dan yakin pasti Allah bantu kita.  Ok semangat ibu jangan ragu, saya yakin Aini bisa.  Wss mama amel.

Saya : Jazakillah… Bu saya nangis baca SMS ibu… Ya bu…saya akan coba dan terus berjuang.. Mudah-mudahan Aini nantinya bisa sehebat Amel. Jazakillah khairan katsiran.

Mama Amel : Amien… 3X.  Ibu sayang.., Allah sudah memilih siapa-siapa saja yang akan diuji dan bentuk ujiannya macam-macam, tergantung apa yang DIA rasa tepat untuk kita.  Mulai sekarang ibu gak boleh sering nangis. Karena anak kita dikarunia perasaan yang sangat peka sekali… walau tidak kita perlihatkan.. dia tahu kita sedang sedih, kesal, capek, bosan, setengah hati, marah atau gembira.  Ibu… ibu tidak sendiri.. Didunia.. bahkan di Bekasi sekalipun.. banyak ibu-ibu yang seperti kita.  Jangan takut ibu, kita harus punya semangat tinggi, apapun harus dicoba. Ibu.. saya punyateman anak yang DS (downn Syndrome), seperti  pada umunya anak DS perkembangannya statis. Tapi Subhanallah ibu…, ayah anak ini punya semngat yang tinggi.  Beliau memutuskan untuk berhenti kerja dan beralih profesi dengan mengurus anak tersebut.. (nafkah tetap dipenuhi oleh sang ibu) Bapak ini ikut kursus membuat kue sus.  Setiap waktu anak ini dilatih untuk membuat kue sus dibimbing oleh sang Ayah.  Alhamdulillah saat ini sang anak  sudah memiliki toko kue sus dan sang ayah sudah kembali bekerja..
Gimana bu…????  jangan kalah semangat dengan bapak tadi ya…!!
Mulai sekarang ibu harus mulai menyusun rencana untuk Aini, jangan terburu-buru dan ingin cepat berhasil.. Coba dan coba terus… OK???  Oya saran saya, coba dicari kelas SD dengan jumlah murid sedikit, jadi perhatian guru ke anak akan lebih besar.

Saya : Insya Allah bu.. saya akan perhatikan saran ibu… sekali lagi jazakillah khairan katsiran

Ya.. dengan beberapa informasi yang bertolak belakang… saya memang sejujurnya… ketakutan… (hmmm) begitu banyak bayangan yang bersliweran dikepala… (maklum… terlalu sering berkhayal dan menulis.. fiksi kali yaaaa). Tapi… untuk saya… semua itu harus tetap dihadapi..

So.. dengan ditemani sang Bapak… kami.. melangkah ke ruang kepala sekolah SD… Al Marjan…

Wah… ternyata sang ibu kepala sekolah.. sedang ada tamu… laaammmmaaaaaa (tambah dag-dig-dug…). Di sela waktu menunggu… saya sempat (he he he).. berdiskusi untuk yang terakhir kalinya dengan sang bapak.. merancang kalimat-kalimat yang… pantas..

Begitu sang ibu Kepsek keluar… subhanallah… siapa yang mengira… ITS EASY…. Fully Understanding… Subhanallah… Dengan bijak.. ibu kepsek.. menyampaikan.. bahwa.. beliau telah banyak memantau perkembangan Aini dari hari kehari selama bersekolah di TK B.. Beliau sangat setuju dengan perkembangan yang signifikan dari Aini.. dan sama sekali tidak mempermasalahkan..  kekurangan Aini di bidang CALISTUNG.

Ya… Al Marjan.. dengan sangat terbuka.. menerima kehadiran Aini, jika ini yang menjadi pilihan dari kami kedua orang tuanya… Memang ada persyaratan yang beliau sampaikan.. yaitu, berdasarkan pengalaman beliau, selama Al Marjan menerima ABK.., anak-anak ini mulai  mengalami kesulitan di kelas 4 keatas.. Karena.. pelajaran kelas 4 keatas sudah mulai memasukkan unsur-unsur tak konkrit.. (ini memang sangat sulit untuk anak-anak ABK).  Sehingga beliau memohon kesediaan kami untuk tidak memaksakan Aini (jika ini akan dialami oleh Aini juga) mengikuti UASBN dikelas 6.  Dan sebagai gantinya akan diberikan tanda kelulusan yang sifatnya lokal… hanya dari lingkup SD Islam Al Marjan.

Wah… Subhanallah… untukku ini sebuah syarat yang “ringan”…

Ringan karena ini toh masih akan terjadi 6 tahun yang akan datang… Banyak hal yang mungkin terjadi… Ya… Apapun bisa terjadi selama masa 6 tahun.. jangankan Aini yang ABK… Anak Normalpun… siapa yang mampu memprediksi apa yang akan terjadi… Ya… Postif thingking..sajalah… untuk ku…. Yakin… insya Allah dengan berjalannya waktu… dengan usaha yang telah kami lalui dan akan kami lakukan lagi… dan lagi.. untuk membantu putri cantik ini… Allah pasti akan memberi jalan.. kemudahan… dan hasil terbaik.. bagi dunia Aini… juga bagi Akhirat Aini…. Yakin.. Haqqul Yakin…

Akhirnya… A Happy Ending…. Aini masuk SD… Alhamdulillah.. Wasyukurillah.. Sujud syukurku dengan sang bapak dengan ditingkah derai air mata… menghapuskan segala ketakutan dan kegundahan.. yang membayang..

“Nikmat Allah yang mana lagi yang mampu ku dustakan”…???

(Walaupun.. saya tahu persis… ini belum Happy Ending… ini adalah sebuah tantangan baru.. untuk mencapai puncak pendakian yang baru…. Soooo….. I am ready.. to face it… Gambate…!!!! Insya Allah.. Ya Allah tanpaMU apa yang kulakukan hanyalah sebuah kesia-siaan… Karena itu.. dalam sujud.. aku merintih dan berharap.. selalu hanya padaMU)

Jazakumullahu untuk seluruh sahabatku disini….

Related Posts with Thumbnails

Comments

10 Responses to “Go…. SD”
  1. emma says:

    Assalamualaikum..
    Ya Allah aku seneng banget mbacanya..mbak’Yanti..
    semangat terus ya..doaku ikut bersamamu..dan keluarga..
    salam bwat si cantik Aini..

    Wa’alaikumsalam warrahmatullahi wabarakaatuh…
    Mbak, kok saya susah sih… jika mau berkunjung ke rumah mu???
    Pls…. masih nerima kedatanganku kan???
    Jazakillah khairan katsiran….

  2. vaepink says:

    Assalamu’alaykum…

    Subhanallah perjuangan seorang ibu demi anaknya…
    Mba tetap semangat yah semoga Allah selalu memberikan yang terbaik buat mba dan keluarga terutama Aini.. :) , InsyaAllah (amin)

    Wa’alaikumsalam warrahmatullaahi wabarakaatuh
    Amin… Amin… Ya Rabbil Alamin Insya Allah… Jazakillah doanya..,
    Saya yakin anda melakukan hal yang sama untuk putra/i anda….
    Semoga mereka pun akan menjadi anak sholeh dan sholehah.. Amin

  3. achoey says:

    Subhanallah

    Alhamdulillah
    Selalu ada jalan bagi yang sungguh-sungguh

    Moga putri ibu sukses selamanya
    Semangat!

    Jazakallahu untuk doa-doanya… semoga ini juga akan menjadikan Allah membalas tiap doa darimu.. dengan mendapat kemudahan untuk doa-doamu… sahabat

  4. Alhamdulillah… :D
    qu ikut senang ya mba…
    pasti Allah kan mendengar doa2 setiap hambanya yang mau berusaha…

    aini,,, cantik ya… senyum tulusnya bisa meluluhkan hati semua orang… :) termasuk aqu…
    mba, qu izin ngelink web ini di blogroll raya ya,, qu ingin terus bisa membaca cerita2 dede aini :)

    Subhanallah… Allah beri saya sahabat yang tulus… alhamdulillah…
    Insya Allah… jika kita hanya bergantung padaNYA.. jika kita hanya meminta padaNYA… Insya Allah…

    Alhamdulillah… (Anak-anak Autis.. rata-rata berwajah.. sangat menarik… mungkin karena dalam hati dan pemikiran mereka.., mereka tidak memiliki pola negatif ya… =he he he.. ini contekan dari ibu Dyah Puspita, pengelola.. Tempat Terapi Mandiga.., ibu dari Ikhsan, 18 tahun.. penyandang Autis.., Seorang Psikolog.. dan “tetua di kalangan pemerhati Autis)..
    Silahkan ukhti… Maaf… saya belum sempat meng-link sahabat-sahabat baruku… karena anda adalah salah satu sahabat yang sangat ingin saya taruh linknya disini… mohon bersabar ya… dan terima kasih untuk kesediaanmu.. meng-link. Jazakillah kh kn

  5. kalau kata aa’ gym… mereka yang terlahir dengan kelebihan dari Allah,,, berupa hati yang bening… :)
    yang tulus,,, dan tak pernah dibuat2….

    qu kagum sama mba yanti… yang selalu semangat :D
    salam ya buat dede2 aini yang cantik… ^^

    Subhanallah… semoga saya memang DIA beri kesempatan untuk menjadikan setiap kekaguman menjadi menularkan semangat…

    Ya.. Jazakillah tante wanti… yang cuuantik… (ini hobi baru aini… memuji setiap perempuan yang dijumpainya dengan kata-kata yang panjaaannng)

  6. lia says:

    Assalamualaikum,

    mama aini…saya mamanya ayu…

    aini satu kelas dengan ayu di B3…

    Membaca tulisan mama aini saya jadi terharu…
    Tetap semangat ya ma…cayo!

    ayu juga lanjut ke SD Al MArjan…

    saya harap mama aini mau berteman dengan saya…seperti anak2 qta yang berteman….terus terang aja selama di tk saya kurang mengenal orang tua teman2 ayu…maklum jarang beredar :p

    sampai ketemu di pertemuan orang tua murid ya :)

  7. sari says:

    Asalamu’alaikum

    bu mau tanya sekolah Al-Marjan, alamatnya dan no tel-nya…..

    terimakasih,
    sari

  8. Sumerki says:

    Great post, thanks!
    ???????? ????? ???????!

    ??????? 3

  9. unfaddeld says:

    nice design!= and greate news

  10. nandang sudrajat says:

    assalamu alaikum ,,,,

    bapak/ibu, saat ini saya sedang mencari sekolah inklusi untuk anak saya yang masih sd kelas 2 umur 9 th. saya tinggal didaerah pondok kopi jakarta timur tidak jauh dari rumah sakit islam jakarta itmur.
    saya mohon bantuanya bila bapak/ibu tahu dimana saya bisa mencarikan sekolah buat anak saya tsb untuk wilayah jaktim dan sekitar wilayah bekasi utara atu bekasi timur.
    dan tidak tidak lupa saya mengucapkan selamat buat anak bapak/ibu atas perjuanganya dalam mengikuti pelajaran disekolah.
    demikian saya ucapkan terimakasih atas informasi yg diberikan.

    wassalamu alaikum wr.wb

Leave a Reply

CommentLuv Enabled