Jeng Dewi.. dan Pak Walikota
March 29, 2008 by: yanti“Dewi Persik” di cekal manggung oleh Pak Walikota di Tangerang.. Lalu… ada “bla-bla” dari sisi kiri dan kanan…
Begitulah “dunia”….
Apa yang “tidak layak” bisa jadi layak. Apa yang “tidak populer” bisa jadi “populer” dan sebaliknya…
Terus-terang……Saya, gak ngerti tentang politik, yang (katanya) dijadikan acuan sang walikota untuk menurunkan “pecekalan”. Yang saya tahu… menurut aturan “hijab” memang jeng dewi sudah “melanggar” batasan-batasan (maaf ya.. mbak dewi ini jelas kok hukumnya, ada di Al-Qur-an… anda muslimah kan? seperti saya….)
Yang saya tahu…, tindakan walikota tersebut sesuai dengan tanggungjawabnya sebagai seorang pemimpin (maaf lagi ya mbak dewi karena ini lagi-lagi jelas hukum dan dasarnya)
Yang saya tahu lagi…, sebagai orang tua (kata mbak dewi sendiri kan) orang tua mbak dewi, ikhlas dan ridho pada apa yang mbak dewi kerjakan, adalah sesuatu yang salah… (lagi-lagi maaf, saya gak bermaksud “sok tahu”… hanya mengingatkan…)
Yang saya tahu… “pemahaman” akan ilmu Allah memang bertahap datangnya… jadi… saya berharap… 1. Para pemimpin sudah harus dapat mengambil “sikap” pada orang/ tayangan/ lembaga yang jelas-jelas “tidak beradab” seperti apa yang sudah dilakukan oleh bapak walikota Tangerang…(tentunya… bapak ikhlas kan pak… bukan krn politik (kata orang)) 2.Mudah-mudahan orang-orang yang punya kesempatan untuk jadi “panutan” segera dibukakan pintu pemahaman yang sebenar-benarnya dengan jalan yang singkat…. (insya Allah)



















































Ya… Masalahnya… untuk “berani” berkata seperti itu, seorang pemimpin juga harus “berani” menunjukkan dirinya…sebagai orang yang gak setengah-setengah… menjalani dan memahami apa yang diyakininya… Ini kan gak gampang…
Hmmm… pemahaman orang tentang Islam sangat bervariasi…, banyak faktor yang ikut menjadikan penentu… Mungkin… tugas kita adalah… terus-menerus… memberikan… sosialisasi… “bagaimana Islam itu sesungguhnya”… seperti yang dalam hidup kenabiannya Nabi Muhammad saw contoh kan.
Hasil Akhir… Wallahhu alam…