Beberapa hari vakum…. saya akan satukan dalam kilasan.. kumpulan cerita
Rabu… Aini mulai sekolah
Kamis.. Berburu… shadow teacher..
Jum’at.. Berburu lagi… (Ah sore-sore.. my mom.. came)
Sabtu.. Hmmm… persiapan dan antar My Imam.. memulai perjalanan dinas
Minggu.. baru buka…
Wow.. banyak sahabat yang mampir.. tak kuperlakukan sebagaimana mestinya… maaf ya.. Lagi “SOK SIBUK” nih.. he he he.. Btw thanks so much.. untuk segala perhatiannya… Hmmm hati ini berbunga.. looo punya sahabat-sahabat yang baik.
Hmmm… memang sampai sekarang saya masih mencari “Shadow teacher”.. Untuk Aini.
Ya.. dengan masih terbatasnya kemampuan Aini, Ibu Ita, walikelasnya, memintaku untuk mencari seorang guru pendamping/ shadow teacher. Tugas beliau ini adalah..,
1. Menterjemahkan “bahasa ibu Ita”.. menjadi “bahasa Aini”.. sehingga Aini akan paham apa yang diterangkan oleh ibu Ita kepada murid-muridnya.
2. Mendampingi dalam pengerjaan tugas.
3. Memberikan bantuan jika perlu..
4. Mensupport Aini, sedemikian hingga Aini akan dapat mandiri.. dan tak bergantung lagi pada shadow teacher..
5. Menyampaikan apa yang perlu diketahui oleh saya, didalam kelas. Misalnya.. kesulitan maupun kemajuan belajarnya, behaviornya yang tidak sepatutnya maupun yang mengalami kemajuan pesat, tugas-tugas disekolah dan dirumah.. dsbnya.. Agar saya dapat membantunya dan juga menyampaikan pada terapis yang ke rumah. Dengan demikian akan ada koordinasi yang baik dan mengharapkan kemajuan yang signifikan pada Aini.
Sayangnya.. hingga detik ini saya belum dapat…
Sebenarnya saya sudah mulai berburu “shadow teacher” dari bulan desember 2008.., yah..belum ada yang jodoh saja..tapi Atau mungkin persyaratan saya yang terlalu berat ya?? (saya jadi mulai gelisah dan mencari-cari alasan kenapa belum juga medapatkan ya??)
Syaratku untuk shadow teacher bagi Aini adalah sbb :
1. Punya Akhlaq yang baik
2. Punya ke-istiqomah-an yang baik.
3. Cinta dan sayang pada Aini
4. Mau mengadakan inovasi dalam mengajar Aini
5. Bisa bekerja sama dengan baik terutama pada ibu Ita (wali kelas) dan staff pengajar lain disekolah.
6. Mau melakukan pencatatan-pencatatan pada hal yang dianggap penting,
7. Mau melakukan evaluasi bersama secara berkala
Saya sih.. selama ini alhamdulillah, tidak menyampaikan kata-kata menolak pada setiap calon yang masuk. Saya beranggapan siapapun itu yang menjadi “Shadow Teacher” pastilah yang Allah pilihkan terbaik. Tapi kok ya ndilalah… ada saja alasannya, kerjasama ini tidak dapat terlaksana.. dari calon yang tidak sabaran menantikan jawaban dari sekolah, yang masih punya anak kecil sehingga keberatan jika bekerja 1/2 hari penuh, yang suaminya tidak setuju, yang merasa terlalu jauh, yang kerepotan dengan tugasnya yang lain dsbnya… (Ya Allah…)
Hmmm… sekali lagi saya merasakan.. kegamangan.. dan ketegangan luar biasa… Sudah berbulan saya mencari.. sudah banyak sahabat yang mencoba membantu.. tapi si dia.. yang ku tunggu-tunggu belum muncul. Sisi lain.. semester ini sudah mulai berjalan…. saya mulai merasakan.. bagaimana situasi aini di kelas…
Ya Allah.. jangan biarkan rasa percaya ini.. PERCAYA bahwa hanya Engkaulah satu-satunya tempatku bergantung dan meminta.. akan ternoda. Biarkan saya percaya… benar-benar percaya.. bahwa apapun yang ENGKAU berikan hanyalah yang terbaik. Sebaik apapun saya mengira sesuatu yang baik akan terjadi, tak akan lebih baik dari apa yang akan ENGKAU gariskan…
“Hasbunallahu wa ni`mal Wakil”
[Allah (Alone) is Sufficient for us, and He is the Best Disposer of affairs (for us).]” (3:173).





