Melihat Aini (Autistic’s girl) Tumbuh

July 26, 2009 by: yanti

Sudah 3 film di bioskop dalam kurun 2 bulan-an ini Aini tonton.
(yah.. ini sebenarnya memang sudah di “plot”.. bahwa bulan juli ini, Aini punya tugas untuk bersosialisasi,diantaranya dengan menonton)
Yang pertama adalah “Jorney To Mecca” di Theater Imax TMII.
Yang Kedua.. “Ice Ace”.. di Plaza Senayan
Yang terakhir “Harry Potter” di Plaza Senayan

Yup.. buatku (sekali lagi.. mentang-mentang anak sendiri nih dipuji) ini kemajuan luar biasa.., ada beberapa hal dalam dirinya yang mulai tumbuh normal..
1. Aini terbiasa dengan suasan bioskop yang gelap.. (dulunya dia akan segera protes berat dan menangis jika lampu mati..)
2. Aini terbiasa dengan suara yang menggelegar + berirama tak beraturan.. (gemuruh, lembut, hening, tiba-tiba bernada sangat tinggi dsbnya) ya Aini tidak bereaksi negatif ketika mendengar semua suara tersebut)
3. Aini menikmati sajian layar perak.. (dulu.. Aini menolak dan menangis.. melihat gambar-gambar yang terlihat menakutkan, termasuk.. cover majalah atau iklan tertentu)
4. Aini mampu diam.. (waaah.. Aini tidak memperlihatkan sikap berontak ataupun terlalu berisik selama menonton.. ya.. sesekali wajar laaaa, anak normal saja demikian)

Hmm… selain sikapnya yang alhamdulillah.. “manis”.. Ainipun kooperatif ketika sebelum makan, saya mengajaknya sholat Ashar dan sekaligus Sholat Maghrib… (Subhanallah.. ini barakah dan karunia tak terhingga buatku, berapa banyak, anak normal/ dewasa normal.. seringkali melewatkan bagian ini, ketika berada di pertokoan atau tempat hiburan umum lainnya?)

Yah.. kecuali bahasanya yang masih agak “baku” dan sikapnya yang sangat alamiah.., (he he he.. Aini bisa diaaaaam laamaa, berhenti dan memandangi sebuah objek yang dianggapnya menarik..) yang.. bisa memancing kemarahan orang lain.. (saya jadi ingat sebuah postingan di “putra Kembara” yang menceritakan putranya yang menyandang Autis, mendapat perlakuan yang tidak manusiawi, hanya karena putranya, tidak dapat bertingkah “normal”, dan melakukan hal-hal yang dianggap aneh dalam standrat normal).

Sayapun sekarang akan sangat berkonsentrasi pada ilmu akademik. Alhamdulillah.. mulai senin besok, 26 juli’2009 Aini sudah ada seorang guru pendamping. Hmmm paling tidak saya akan punya “sekutu” baru…
he he he…

Sebetulnya (mudah-mudahan ini benar adanya… insya Allah) saya mempraktekkan.. banyak saran yang datang padaku :
1. Jangan pernah “menyembunyikan” anak
2. Sering ajak anak ketempat keramaian.
3. Hargai Anak
4. Hukum dia jika bersalah, dengan hukuman yang tepat.. (Sebelumnya harus disosialisasikan lebih dulu, tindakan apa darinya yang bakalan kena hukum atau pujian)
5. Laaapaaaanng dada.. (jangan ambil hati, ketika Aini mendapat perlakuan yang negatif, selama perlakuan itu tidak membuatnya mengalami hal-hal yang berakibat buruk bagi pribadinya). Seringkali hal-hal yang saat itu membuatnya tersudut.. memberinya pelajaran berharga tentang bagaimana hidup.
6. Berusaha “merangkul” orang-orang atau anak-anak yang ada disekelilingnya.

Apakah ini mudah???

Hmmm… ternyata tidak. (Bahkan hingga saat ini..,) Terutama jika saya sedang tidak dalam situasi hati yang tegar dan kepala yang dingin…

Setiap detikku.., saya sangat ingin selalu berada disebelah Aini.. untuk segera melakukan “penyelamatan” (he he he.. seperti.. superman aja yaaaa) setiap Aini berada dalam situasi yang tidak menguntungkan. Yah.. saya rasa ini sesuatu yang sangat wajar dimiliki oleh setiap orang tua anak penyandang berkebutuhan khusus (ABK = Anak-anak berkebutuhan khusus)…. Tapi sekali lagi, jika saya ingin melihat Aini tumbuh.. Aini kelak mampu bermasyarakat yang baik.. suka atau tidak.. sedih atau bahagia.. bersemangat atau tidak.. dkk, saya tetap harus membiarkan Aini belajar dari situasi, membangun kemampuannya untuk menyelesaikan masalah, melihatnya + mendampinginya disaat-saat sulit.

Related Posts with Thumbnails

Comments

2 Responses to “Melihat Aini (Autistic’s girl) Tumbuh”
  1. Hamster Copo says:

    Siip-siip aku suka sama umi yang gini..demen banget sama anaknya dan saran-saran itu sangat membantu,, coba saja diamalkan pasti berdampak positif

    Alhamdulillah… jika engkau sehati denganku akhii..
    Insya Allah…

  2. GENEVIE says:

    Needs less black.

Trackbacks

Leave a Reply