Oh… Pemilu.. Ceritamu Berlanjut..
April 13, 2009 by: yantiWaktu saya bikin postingan tentang “Pemilu 2009 dan Golput” saya gak menduga.. ternyata situasinya sangat rumit…
Pemilu ini begitu banyak masalah ya….
Hmm sebenarnya gak terlalu heran sih… (wah… kayak paranormal aja ya… ) karena membaca cara kerja pegawai negri.. (maaf.. saya kritik ) kebanyakan… mereka tidak bekerja secara profesional.. Jujur deh.. kalau anda-anda adalah wiraswasta atau pegawai perusahaan asing… pasti sudah terbiasa.. untuk “memasang” kuda-kuda.. setiap akan berhadapan dengan pegawai negri… (ciaaaat…. bruak!!!!)
Mereka.. punya cara-cara jitu.. untuk bekerja sesedikit mungkin…, menghasilkan sebanyak mungkin.., mendapat bonus seseran… dan punya cara bersilat lidah jitu.. jika terjepit… (Waduh… maaf ya… kok kayaknya.. “meeelllaaasss” dengan sejuta kritik).. Ups.. tetap ada juga.. kok pegawai negri yang sangat berdedikasi… hanya perbandingannya itu looo gak seimbang, untuk menghasilkan karya… (Maaf ya… bu, pak… Om, tante.. nyak babe, .. Tuan, nyonya… jangan tersinggung… ini pendapat saya murni… kalau ternyata anda ada dibagian yang kecil karena dedikasi anda maksimal.. ya.. sekali lagi… jangan tersinggung)
Dan.. ini sangat diperparah.. karena cara kerja demikian sudah turun temurun… Sedangkan… yang namanya data.. (ini menyangkut data kependudukan untuk pemilu) perputaran untuk selalu meng-update.. tinggi… dalam hitungan detik.. pasti ada yang meninggal, lahir, migrasi,.. Transmigrasi… dsb-dsbnya… (waduh… ingat pelajaran SMA nih…. makasih ya pak Joko… saya “sedikit tahu” karena anda).. Terbayang jika data ini tertumpuk seminggu saja….. Fiiiuh….Serem…
Trus… jika yang kebagian tugas.. mentransfer.. data dari dan ke lokasi TPS.. gak tahu jalan… (karena data gak komplit) atau baca dan nulis datanya suka salah… (hi hi hi… kayak saya… yang katanya punya disleksia)… belum lagi yang kalau ngitung suka gak klop (wah… kalau ngitung uang gimana ya????)
Faktor Alam.. ikut andil looo… kalau banjir…,ujan teruuusss… kertas suara bisa-bisa gak nyampai kan???
Diluar semua itu… yang paling penting… PEMILU ini.. membuktikan satu hal lagi… yang seharusnya bikin kita sangaaat maluuu dan bungkam.. untuk kemudian segera introspeksi… adalah AKHLAQ kita sebagai bangsa.. yang sangat memprihatinkan… dari hirarki paling atas,.. hingga paling bawah.. dari usia muda hingga usia senja… tidak pria tidak juga wanita… Ya.. kita tidak lagi punya kebanggan sebagai bangsa yang besar… Yang punya semangat untuk menjadi bangsa yang bertanggungjawab…
OOO… Pemilu…. OOOO…
hick hick hick….
Jika bicara tentang Pilpres???? Wah… memang option.. terbatas… tapi.. yang dipilih.. kok serupa, hanya tak sama.. kalau tidak jeli.. tidak akan dapat menemukan 10 perbedaan dan 10 persamaannya (kayak… permainan di buku TK ya…) Bikin.. heran juga… karena kemarin.. saling menghina.. (Islam sangat menentang sikap kaum muslim yang menjelekkan.. toh.. kita juga belum tentu lebih baik dari yang kita hinakan bukan???) sekarang… sangat bersemangat untuk bersilahturahmi… dibalik indahnya bersilahturahmi, para politikus ini membawa oleh-oleh dari dan ke acara silahturahmi sepiring.. “ada udang dibalik batu”… ck ck ck…. Rakyat kecil???? puuussssiiinnngg.
Akhirnya… jujur… untukku.. ditengah cerita berlanjut tentang pemilu ini..
Saya memang hanya punya setitik cahaya… Cahaya yang berpengharapan tinggi… Indonesia akan jaya… kembali..
Hanya setitik… dari bilyunan.. Cahaya Allah…
Lahir dari keresahan hati..
Tapi… biarpun hanya setitik… untukku.. ini cukup besar.. membakar semangatku..untuk tetap tegak.. tetap berjuang tetap semangat.. tetap .. tetap… bertumpu pada generasi berikutnya…(generasi ini… sudah agak sulit ya… maaf.. jujur sebagian dari kita sudah mulai tak bergigi.. dan sebagian lain… tak mampu memamerkan gigi.. *apa karena gak pernah sikat gigi ya??? he he he*.)
Generasi yang akan terus berjuang melanjutkan tonggak estafet… mengembalikan kejayaan
SEMANGAT…. SEMANGAT… Insya Allah… Jika IA berkehendak…



















































Semangat jugaa……
Mestinya kita bisa belajar dari pengalaman yang lalu ya… semoga….
Ehmmm… makasih untuk kunjungannya ya…
Ya….