"Rumah Autis"

November 21, 2008 by: yanti

rumah-autis1

Hari ini.. “perjalananku” sampai didepan pintu “RUMAH AUTIS”

Didaerah Jati bening tepatnya di bekakang sebuah supermarket di “KRUI”.. satu bangunan.. berlantai 2, dimaksimalkan sebagai  tempat terapi bagi anak-anak penyadang autis,  dengan lebih mengutamakan anak-anak yang berlatar belakang ekonomi lemah..  sesuai dengan tujuan pendirinya.

Dibawah asuhan Ustd Deka Kurniawan…  Rumah Autis.. berusaha peduli dan melakukan tidakan nyata untuk membantu anak-anak dhuafa penyadang autistic.  Dengan mengadakan pengelolaan dana secara subsidi silang..  murid-murid yang mempunyai kemampuan cukup pun diterima untuk di didik disini.

Berbeda dengan tempat terapi-terapi yang lainnya.. tempat yang satu ini.. memikirkan hingga kesiapan anak-anak didiknya untuk dapat hidup mandiri di masyarakat. Dengan menitik beratkan kemandirian anak-anak, dan kerjasama dengan beberapa perusahaan.. Rumah Autis ini berencana untuk memberi kesempatan pada anak-anak autistic yang telah mampu mandiri untuk bekerja dibawah pengawasan.

Saya yakin ini akan menjadi merupakan sebuah langkah besar… untuk dunia autis di Indonesia..  Langkah nyata bagi anak-anak autistic yang selama ini selalu diperlakukan sebagai warga negara kelas 2. Dan sungguh Allah Maha Kuasa.. apa yang sudah dimulai oleh Ustd Deka beserta Sang istri Ibu Leili ini.. akhirnya banyak menggugah banyak pihak…  sebagaimana tertulis dalam surat penghargaan berikut ini :

PENGHARGAAN DAN TERIMA KASIH

Yang Dirahmati Allah,
Para Donatur Rumah Autis
di-
Tempat

Assalamu’alaikum Wr Wb

Ba’da Salam,
Semoga Bapak/Ibu/Sdr/i beserta keluarga selalu dalam naungan hidayah dan dekapan kasih sayang Allah di sepanjang kehidupan dunia dan akhirat.

Dengan iringan rasa syukur kepada Allah, kami segenap keluarga besar Yayasan Cahaya Keluarga Kita (YCKK) menyampaikan penghargaan dan terimakasih atas perhatian dan dukungan Bapak/Ibu berupa kiriman sedekah/zakat/infaq. Sampai dengan tanggal 13 Oktober 2008, kami telah menerima donasi sebesar Rp. 135.485.000,00 (Seratus Tigapuluhlima Juta Empatratus Delapanpuluhlima Ribu Rupiah) baik berupa pemberian secara tunai maupun transfer ke rekening Kami.

Sungguh, kontribusi yang telah Bapak/Ibu curahkan di ladang kebajikan kita ini begitu berarti dalam upaya memberi uluran tangan bagi para dhuafa di dunia autisme. Apalagi fenomena autis dhuafa ini hingga sekarang belum mendapat perhatian serius dari masyarakat maupun negara.
Mudah-mudahan kemurahan hati Bapak/Ibu untuk dengan berinvestasi dalam program kemanusiaan yang belum banyak tergarap ini, akan menjadi amal shalih yang diridhai Allah dan membawa limpahan keberkahan. Mudah-mudahan pula, ukhuwah dan kebersamaan kita dalam amal mulia ini akan memberikan kemuliaan hidup di dunia serta akan langgeng sampai ke Surga. Amiin.

Jazakumullah Khairan Katsiiran
Wassalamu’alaikum Wr Wb

Bekasi, 15 Syawal 1429 H/ 15 Oktober 2008

Deka Kurniawan
Pimpinan

Sebenarnya jika melihat latar belakang berdirinya rumah autistic ini.. (yang ditulis oleh sorang ibu dalam blognya The Loving MOM

Cikal bakal Rumah Autis berasal dari keperdulian Ustad Deka Kurniawan, dua terapis anak autis di lembaga terapi autis dan dua orangtua anak penyandang autis alias special needs. Kelima orang inilah yang mempunyai cita-cita memberikan pembekalan hidup mandiri bagi anak2 penyandang autis yang berasal dari kalangan tidak mampu alias dhuafa.  Mereka prihatin dengan mahalnya biaya terapi dan pendidikan bagi anak autis, dimana hal ini tidak akan mampu dijangkau oleh orangtua penyandang autis kalangan bawah yang untuk sekadar makan sehari2 saja pun sudah kesulitan.

Ustad Deka dkk mulai mewujudkan rencana tersebut dari sebuah kamar di rumah Pak Deka untuk tempat terapi autis anak tidak mampu. Diawali dengan modal sebuah container berisi mainan sederhana sebagai alat peraga. Ketika peminatnya semakin banyak, Ustad Deka harus pindah dari rumahnya sendiri untuk memberikan tempat kepada anak2 terapi. Syukurlah, saat ini rumah autis sudah menempati sebuah rumah kontrakan sederhana yang disewa oleh European Union sebagai sumbangan kepada rumah autis selama 3 tahun.

Rumah Autis berbentuk rumah sederhana dengan 3 kamar, 1 dapur dan 1 kamar mandi. Ruang tamunya cukup luas dipenuhi dengan satu set permainan untuk merangsang kemampuan  Sensory Integracy (SI). Permainan SI ini merupakan sumbangan dari PT. LG pada ultahnya tahun lalu. Menurut Mbak Sari alat itu dipesan khusus langsung kepada pembuatnya Rp. 15 juta satu set. Sebelumnya LG menanyakan apa yang paling dibutuhkan anak2 di rumah autis, dan mereka meminta alat SI itu.  Permainan itu tdd puluhan matras, soft play perosotan, ayunan dan kolam bola, dan mini climbing wall. Semuanya diperlukan untuk terapi motorik dan konsentrasi anak2 special needs.

Visi dan Misi

Misi pendirian rumah autis adalah membantu anak2 autis dari kalangan tidak mampu untuk mendapat terapi yang murah, dan jika memungkinkan gratis samasekali.

Visinya adalah terapi yang diberikan akan membekali anak special needs supaya bisa mandiri dalam arti bisa mengurus diri sendiri, mengerti dan memahami konsep2 sederhana dalam hidup dan tidak selamanya bergantung kepada orang lain. Mereka tidak diarahkan untuk pintar secara akademis, karena bisa mandiri saja pun sudah merupakan tantangan dan perjuangan panjang.

Dalam jangka panjang, para aktivitis rumah autis memiliki cita2 mendirikan suatu center/pusat kegiatan bagi anak2 autis yang sudah beranjak dewasa. Dalam arti diciptakan suatu lingkungan yang akan menerima hasil karya dan memperkerjakan anak2 autis yang beranjak dewasa supaya mereka tidak terus menerus menjalani hidup tergantung kepada orang lain. Mereka bercita2 di center tersebut, akan ada kerajinan hasil karya anak autis yang dijual oleh anak2 itu sendiri dan uangnya untuk mereka sendiri juga. Intinya membuat mereka merasa berarti dan diakui karyanya dalam lingkungan yang menerima mereka apa adanya. Amin.., mudah2an cita2 mulia ini terwujud.

Ada 30 anak yang mengikuti terapi di rumah autis. 15 diantaranya tidak membayar semasekali karena memang tidak mampu. Dan 15 anak lagi membayar Rp. 40,000 per kunjungan. Rp. 40,000,- itu dipakai untuk: Rp. 10rb membayar terapis. Rp. 10rb membantu operasional. Rp. 10rb subsidi anak tidak mampu. Rp. 10rb untuk kegiatan2 bersama (biasanya tiap sabtu kegiatan sosialiasi bersama).  Bandingkan dengan terapi autis di luaran biasanya minimal ratusan ribu/visit.

Meskipun didirikan oleh seorang Ustad, Rumah Autis ini tidak hanya menampung anak2 beragama Muslim, tapi juga anak2 autis tidak mampu beragama non muslim.

Metode Terapi

Farel_light_autism_n_disleksia_1Setiap anak mendapat satu jam terapi dengan metode one by one dibimbing oleh satu terapis. Dalam satu jam itu, si terapis memperkenalkan berbagai konsep kepada anak dengan bantuan alat peraga, melalui permainan dan nyanyian maupun gerak. Dimulai dari konsep sangat sederhana seperti memperkenalkan anggota tubuh, fungsinya dll dll. Alat bantu yang dipakai antara lain flash cards (menggunakan metode glen doman).., aneka puzzle, boneka2, masak2an dll. Mirip seperti yang dilakukan seorang ibu kepada anak balitanya. Bedanya anak yang diterapi disana sudah berumur 3 – 12 tahun dan belum mengerti konsep.

Disamping itu, YCKK juga mempunyai sekolah full day untuk anak2 autis yang berlokasi tidak jauh dari rumah terapi ini. Sekolah itu dibuka hanya 3 kali seminggu karena keterbatasan biaya dan tenaga pengajar. Jam sekolahnya adalah full day alias jam 8 pagi hingga jam 4 sore. Tenaga pengajar maupun terapis diperbolehkan mengajar di tempat lain 3 kali seminggu karena mereka dibayar sangat minim di rumah autis. Misalnya seorang bapak guru dari gunung putri, bogor digaji Rp. 200rb sebulan + Rp. 10,000 ongkos/datang + Rp. 5,000 uang makan/datang. Terapinya rata2 berlatar belakang pendidikan D3 dan mendapatkan on the job training untuk menangani anak autis.

Ada seorang dokter volunteer, namanya Dr Ira yang datang berkala (1 kali beberapa bulan) memeriksa kesehatan anak2 itu. Tapi mereka tidak diperiksa rutin dengan metode psikologi khusus anak autis karena ketiadaan biaya.

Selain itu YCKK juga baru sebulan ini membuka rumah autis untuk terapi anak2 autis tidak mampu di daerah Tangerang yang sama sekali belum mempunyai alat2 peraga dan permainan seperti yang sudah dimiliki sebagian di Pondok Gede.

Pendanaan

Anak2 autis disini datang dari kalangan menengah kebawah seperti anak dari orangtua yang berprofesi sebagai supir, tukang ojek dll. Kadang2 rumah autis bukan hanya membantu terapi anak2nya.., tapi juga uang kontrakan dan uang makan ikut dibantu, kalo anaknya sakit dibawa ke dokter, dll dll.

Yang menjadi masalah adalah pendanaan. Rumah autis ini belum mempunyai donatur tetap. Padahal biaya yang dibutuhkan operasional diantaranya membayar terapis, dll berkisar Rp. 6 juta sebulan.

5 dari anak autis itu merupakan anak asuh dari PT. DJARUM diberikan sumbangan tetap Rp. 100,000/anak/bulan untuk mendukung operasional rumah autis. Rumah Autis juga mendapat Rp. 300rb dari PT. Petro China tiap bulan. Meski demikian, tentu saja masih jauh dari kecukupan dananya.

Saat ini Pak Deka dkk juga sedang merintis system boarding / asrama bagi  anak2 autis di sekolah YCKK tersebut. Dengan boarding diharapkan anak2 itu bisa diterapi dengan lebih konsisten sepanjang hari untuk melatih mereka cepat mandiri dan mengejar ketinggalannya. Namun system asrama sangat mahal karena membutuhkan minimal Rp. 8 juta sebulan.

Membaca uraian-uraian dalam situs “RUMAH AUTISTIC”.. saya menyadari bahwa yang sudah dapat dilakukan sekarang masih berupa awal… jalanan masih teramat panjang… dan tentu saja biaya yang di butuhkan oleh anak-anak ini masih sangat banyak. Oleh karena itu.. dengan tulus saya sebagai salah seorang dari orang tua anak penyandang autistic.. yang sangat-sangat mengerti segala apa yang dihadapi oleh para dhuafa yang juga diberiNYA kesempatan untuk memiliki anak-anak special ini.. hanya menghimbau..Jika anda sahabat.., diberi Allah kelapangan rejeki dan kesempatan.. dan berkeinginan membagikan apa yang anda miliki anda dapat mentransfer dana anda ke nomor Rekening berikut ini:

1.    Bank Syariah Mandiri (BSM) Kalimalang No. 069.700.3809 a/n       Laeli QQ Yayasan Cahaya Keluarga K;

2.    Bank Muamalat No. 900 0193577 a/n Deka Kurniawan;

3.    Bank Central Asia (BCA) Mayor Oking No. 572 032 9516 a/n Deka Kurniawan.

Atau jika bantuan anda berupa benda-benda layak pakai yang dapat membantu kelancaran proses terapi silahkan anda datang atau hubungi alamat dibawah ini :

Bekasi (Rumah Autis Pusat)
Jl. AL-Husna No.39 A-B Jatikramat
(Jl. Ratna, belakang Swalayan KRUI/ATM BCA) Jati Asih, Bekasi 17421
Telp. 021-70982239 / 84995025
website: Rumah Autis Pusat

Email : rumahautis@yahoo.co.id


Tangerang
Perumahan Villa Tangerang Indah Jl Rinjani IV No. 20 Kelurahan Gembor Kec. Periuk Kota Tangerang
Telp. 021-98288763

Jakarta Utara
Kompleks PJKA RT 04 RW 011 No. 13 Bahari, Tanjung Priok,
Jakarta Utara 14310
Telp. 021-98079759

Bogor
Jl. Durian III Blok C No. 9 PERUM Gunung Putri Permai,
Bogor, 16961
Telp. 021-86860371

Depok
Panitia Pembentukan Rumah Autis YCKK Cabang Depok
Jl. KH Ahmad Dahlan VI No. 21-G Rt 006/Rw 05 Kukusan, Beji, Depok 16425 – Jawa Barat
Telp. 021-7888 9476 HP: 08128893153 (Banu)
Website: Rumah Autis Depok
E-mail
: rumahautisdepok@yahoo.com

Mari jadikan kepedulian terhadap sesama umat sebagai bagian dari hidup keseharian kita. Jazakumullahu khairan katsiran.

Related Posts with Thumbnails

Comments

4 Responses to “"Rumah Autis"”
  1. indah afriyani says:

    assalamualaikum.
    saya indah afriyani,adik saya menderita autis.saya pernah datang ke rumah autis yang beralamat di jati asih ini,

    Wa’alaykumsalam… lalu???? bagaimana dengan adinda sekarang???

  2. indah afriyani says:

    Assalamualaikum.
    Saya indah afriyani,adik saya yang bernama “Satura Pryantara Putra” menderita Autis.Saya dan Ibu pernah mendatangi Rumah Autis yang beralamat di Jati Asih ini,
    “APA BENAR RUMAH AUTIS INI DI PERUNTUKAN BAGI ANAK AUTIS DAN LEBIH MENGUTAMAKAN ANAK_ANAK YANG BERLATAR BELAKANG EKONOMI LEMAH”.
    Tapi kami sekeluarga tidak pernah merasakan(kalau rumah autis memang dipeuntukan bagi keluarag yang berlatar belakang ekonomi lemah).waktu itu kami datang dan pihak rumah autis hanya bilang akan mensurvei rumah kami terlebih dahulu.”
    TAPI SAMPAI HARI RUMAH DAN TIDAK PERNAH DIDATANGI OLEH PIHAK RUMAH AUTIS”.
    SEMOGA KRITIK SAYA DAPAT DITERIMA DENGAN BAIK OLEH PIHAK RUMAH AUTIS,DAN SEMOGA PIHAK RUMAH AUTIS TIDAK HANYA MEMBERIKAN JANJI TAPI BUKTI KEPADA KELUARGA DAN YANG PALING UTAMA TENTU SAJA ADIK SAYA.
    ini no hp saya 081317940448

  3. Herris says:

    Assalamu’Alaikum Wr Wb

    Saya, Herris, baru saja saya berhubungan dengan Rumah Autis di Bekasi, saya berkeinginan untuk dapat bertemu dan berkonsultasi dengan Bapak dan Ibu Pengelola Rumah Autis ini sehubungan dengan anak kami yang memang Autis.
    Namanya Haikal Septiawan dan saat ini sudah berusia 15 tahun, adapun kegiatan saat ini adalah therapy wicara di Kramat Jakarta.
    Maksud kami, sudah sekian lama kami mencari Rumah Autis ini dan Alhandulillah berkat informasi yang diperoleh dari salah satu rekan kami sama sama dari Kramat memberi informasi ini.
    Kiranya berkenan, kami hendak mengujungi Rumah Autis ini di Sabtu ini …
    Apakah ada waktunya supaya kami bisa berkonsultasi mengenai anak kami ini.

    Salam
    Herris Satya

  4. Nurul Komara says:

    ass. wr.wb.

    saya mempunyai anak perempuan yang bernama Callista Alifah Nurcahya Komara, Umur 6 tahun. Menderita hiperaktif yang disebabkan kejang pada waktu umur 1.5 thn, sampai sekarang belum bisa bicara dan belum nyambung seperti anak2 seumurnya.s, kira2 kapan Rumah Autis buka cabang lagi ? klau bisa di daerah Cililitan, condet, dan sekitarnya. karena selama ini saya kesulitan bila terapi/sekolahnya jauh, karena anak saya hiperaktif sekali,

Trackbacks

Leave a Reply