Aku akan bebas melangkah tanpa ada yang berani bilang aku “pecicilan” . Orang bilang aku cekatan
Gak ada yang bilang aku sok tahu waktu aku ngomong… “Smart” adalah predikatku…
Ah…tapi aku tetap mensyukuri kodratku, karena aku tahu…..Allah memberiku yang terbaik.
Aku harus banting tulang menafkahi anak istriku
Aku harus bisa berkelahi untuk “menjaga keluargaku”
Ah… syukurlah aku bukan laki-laki… karena….
aku gak sanggup jadi laki-laki.
(Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (Karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. An-Nisa :32)
PS :Jazakillah for Nina, temanku yang selalu tahu “how to laugh”







