Sekolah yang kupilih…

March 22, 2009 by: yanti

Alhamdulillah…

Jazakumullah.. pada seluruh sahabat yang sangat berbaik hati telah banyak memberiku informasi tentang sekolah bagi putraku….

Akhirnya.. kami semua.. (saya, my Imam, putraku juga putri sulung) sepakat… untuk memberikan support besar bagi putraku.. memilih sebuah sekolah menengah pertama yang berbasiskan Islam.

Keinginan untuk masuk ke pesantren sementara diabaikan…

Kenapa???

Mungkin memang saya yang kurang rajin… mencari ya… tapi sampai detik terakhir.. saya belum menemukan sebuah pesantren pun yang sesuai dengan angan-anganku… (waaaa… apa itu)

Untukku.. sebuah sekolah.. adalah tempat dimana anak-anak dididik secara maksimal… dalam mencapai ilmu akhirat dan dunia… (adduuuhhh… terlalu tinggi ya syaratnya….) Sebagian yang saya temui… lebih berarahkan pada pemahaman akhirat lebih dari pemahaman duniawi… Sebagian lagi mempunyai arah yang sebaliknya…. (hmmmm)

Dijaman seperti sekarang ini.. dimana perputaran segalaaanya… terasa begitu cepat.. Batasan antara yang maya dan nyata sangat kabur… segalanya mungkin saja terjadi.. contohnya disaatini, saat  saya mulai membuka “cahayamuslimah.com”.. saya berhadapan dengan sahabat-sahabat yang berbeda jarak hingga ribuan kilometer.., berada di negara yang nun jauh… dan waktu bertolak belakang.. Lalu.. Sahabatku…saya tidak dapat membayangkan..apa yang akan putraku temui.. disaat ia nanti seusiaku???? Salahkan saya jika saya ingin ia mempunyai kemampuan cukup.. dalam duniawinya.. ya.. saya ingin  ia pun mampu.. “menaklukkan jamannya”..

Sisi lain.. saya ingin ia tetap menjadi seorang muslimin yang mumpuni… tahu mana benar.. tahu mana salah.. tahu mana yang terbaik bagi dirinya.. juga tahu apa yang harus ditinggalkannya… Tidak hanya ucapan.. tapi juga diamalkan.. dengan ringan karena keluar dari keikhlasan.. seorang hamba yang mencarai Ridho Allah…

Tidak tepat lagi.. jika masih melakukan.. sistim pemaksaan.. apalagi dengan cara intimidasi… (walah… IPDN ya….)

Berdasarkan itulah.. saya tidak melihat.. sebuah lembaga pesantrenpun.. dari begitu banyak pesantren yang kutemui memfasilitasi angan-anganku…

Jadi… sekali lagi.. kami memutuskan… ia tetap akan berada dirumah… pagi bersekolah disekolah menengah tersebut..hingga tiba waktu asar.. selepas itu.. kami sepakat.. bahwa.. putraku.. tetap harus gigih… berjuang mencari “nilai plus”.. dengan menambah ilmu.. dan meningkatkan aqidahnya.. semaksimal mungkin… Agar.. Insya Allah.. harapan sebagai muslimin yang mampu bersaing duniawi serta akhirat berjalan lancar

Sahabat… ini bukan keputusan yang mudah bagi kami semua… untuk mengambilnya… cukup lama kami menimbang.. cukup banyak juga.. tempat kami bertanya… (termasuk… kalian semua sahabat… jazakumullah). Rasa khawatir.. bahwa keputusan ini bukanlah keputusan yang tepat… karena walaupun kami semua beristikharah,… kami sadari sepenuhnya bahwa kami hanyalah manusia-manusia biasa.. yang penuh dengan nafsu.. , keinginan dan juga harapan..yang bisa meracuni.. “kerenteking hati” dalam memilih…

Doa dari kalian semua..  para sahabat.. plus.. mau saling mengingatkan…yang .. selalu kuharapkan.. agar kita dapat saling menjaga mencapai cita-cita…. khusnul khatimah.. untuk kita dan seluruh anak cucu keturunan Amin

Related Posts with Thumbnails

Trackbacks

Leave a Reply