Selamat Jalan Christian.
February 10, 2010 by: yanti
Nama bocah mungil itu Christian. Ia menderita kelainan pada “kerja empedunya”..
Menurut Kompas ia terserang virus, nama virus tersebut cito megalo virus (CMV) yang menyerang liver. Virus itu menyebabkan gangguan pada saluran empedu sehingga cairan empedu tak bisa disalurkan menuju kantung empedu. Hampir sama keadaannya dengan “Bilqis” . Sama-sama menderita.. badan terasa gatal terus menerus, kulitnya menguning.. sangat kuning.., hingga ke warna matanya, perutnya membuncit besar… Memang penyebabnya berbeda.. Bilqis.. mengalami gangguan pada fungsi hatinya karena bawaan dari lahir. Mereka harus segera dioperasi.. dengan operasi yang luar biasa.. tingkat kesulitannya dan tingkat pendanaannya.. Sesuatu hal yang cukup membuat orang tua mereka resah.
Hanya DIA yang tahu.. bagaimana berat hari-harinya dilalui…
Hingga akhirnya tanggal 9 pebruari kemarin, Christian.. berpulang.
Buatku, Christian, Bilqis, Slamet (penderita hydrochepalus) juga Sinar (balita yang mengurus ibunya) dan beribu anak balita lain.. bagaikan kesatria-kesatria sejati. Mereka berjuang.. untuk dapat mengatasi situasi sulit yang mengukungnya. Mereka tak mau lari ataupun menyerah.. biar air mata mengalir, biar kesakitan menjadi teman sehari-hari..
Kalau toh akhirnya Christian harus “menyerah”.. dan berpulang.., menurutku, hal itu tak menunjukkan ia gagal.. justru.. sebaliknya.. mereka telah membukakan banyak pintu bagi orang-orang yang ditinggalkannya. Satu saja.. yang dapat diangkat disini, Dunia kedokteran Indonesia.. Ya..para praktisi dibidang kesehatan menjadi makin semangat untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan mereka.
Lebih beruntung, Bilqis, dengan keterbatasannya.. telah mampu mengetuk banyak hati nurani orang lain.. bersatu.. mengulurkan tangan.. menghitung koin demi koinnya dan mengirimkan pada Bilqis. .. Mengejutkan memang jumlah koin yang terkumpul pada akhirnya sangat fantastis.. Ini merupakan sebuah hasil upaya luar biasa, yang saya yakin.. akan segera “membudaya”.. Orang tak kan lagi bergantung pada asuransi.. (terbukti justru banyak “clausal” dalam perjanjian kontrak dengan asuransi yang tidak menerima Claim karena “cacat dari lahir”, “penyakit langka”, “terjadi kecerobohan pasien sendiri dsbnya…)
(Sama ketika kasus Prita Mulyasari terangkat…koin juga “bicara”)
Ini menunjukkan bahwa dibalik kelemahan mereka.. mereka punya kekuatan cukup besar untuk menyatukan banyak pihak yang bersebrangan. Mereka juga membuktikan barang yang seolah dianggap tak bernilai (bahkan pengemis akan membuang koin, yang diulurkan oleh penderma) Jika disatukan.. dapat menjadi kekuatan yang luar biasa.. Bahwa Rakyat Indonesia.. jauhhh dilubuk hati yang paling dalam.. selalu memiliki rasa asih.. rasa welas.. rasa ingin menolong, yang oleh sebagian orang, dikatakan telah terkikis oleh zaman. Mereka memicu.. semangat para ahli untuk meningkatkan kualitas diri dan memberikan pelayanan terbaik kepada rakyat Indonesia. Mereka mengajarkan untuk “penyederhanan” prosedure.. dsbnya
Saya hanya bisa mengatakan :
Selamat Jalan Christian.. usia yang hanya selangkah.. tak membuatmu surut… untuk patah dalam berjuang.
Semoga DIA akan menyambutmu.. dengan seluruh kasihNYA…
Semoga apa yang kau rasakan disetiap harimu.. akan membuat banyak orang mau mengambil pelajaran.
Semoga..
Semoga..
Semoga..
Dan Terima kasih tak terkira kepadamu.. bahwa diusia yang masih sangat muda.. kau telah mengajarkan banyak hal kepada kami…
Selamat Jalan Christian… Semoga yang engkau tinggalkan, ayah, bunda, kakek, nenek, dsbnya dapat mengikhlaskan kepergianmu… merasakan kebanggan.. Engkau sempat menjadi bagian dari kehidupan ini…
PS : Masih banyak Bilqis, Christian, Slamet dll yang membutuhkan uluran tangan kita…. Semoga jika mereka dapat kesempatan, dengan perantaraan donasi kita, akan lebih banyak berarti… untuk seluruh umat manusia. Amin




