Training
May 21, 2009 by: yantiAlhamdulillah.. setelah beberapa hari.. berkutat.. mempersiapkan untuk ikut, akhirnya mulai kemarin.. saya dan aini resmi ikut training..
Hari I
Ha ha ha… Aduhhh… malunya kesasar-sasar..
Maklum.. kami sekeluarga.. “buta” tentang kota Bogor (halllooo bloggor maaf ya.. saya tak cukup tahu kotamu) Pertama lokasinya sudah salah duga.. seharusnya di IPB Dermaga.., kami “berjuang” ke IPB yang di dekat terminal Barangsiang.. Kedua.. aduuhhh.. kena jalan”satu arah”.. berputar-putar..
Ahh.. alhamdulillah… toh akhirnya nyampe juga… Mengutip sebuah kalimat bijak..
“Seseorang seringkali terburu-buru ingin segera menamatkan pelajarannya, padahal proses yang panjang dalam mencari ilmu tersebut adalah sebuah pelajaran juga yang seharusnya dinikmati dan menjadi sebuah ilmu lain yang akan mendukung ilmu tujuan yang dicarinya”
He he he.. dan ini lah yang terjadi.. kami berlima (formasi komplit nih.. yang pergi kesana) menikmati rasa gelisah karena terlambat.., sebal karena berputar-putar.. marah karena gak jelas tujuannya.. kecewa karena salah tempat, yang terpenting “mangan ora mangan ngumpul” ha ha ha.. Jazakumullah my Imam, putri sulung, putraku dan Aini yang menjadikan saya dan Aini sampai disini. Pelajaran kekeluargaan yang berharga…
Di Sesi pembukaan.. yang seharusnya saya ikuti mulai jam 7 an.. terpaksa terpotong sebagian.
Pembicaranya Bp. Ciptono.. Kepala Sekolah sebuah SLB di Semarang... Ah ya.. beliau memang sempat tampil dibeberapa acara TV, diantaranya di Kick Andy..Hmmm.. Coba dengarkan apa yang ia katakan tentang ABK (Anak Berkebutuhan Khusus):
“Mereka (Anak berkebutuhan khusus) bukanlah.. potongan puntung rokok yang ada di puing sampah, tetapi batangan emas yang tertutup lumpur”
Ohhh… kalimat itu, cukup bikin kami yang hadir bersemangat.
Selama kurang lebih 3 jam an beliau berbicara, malam ini, beliau banyak memompa semangat untuk tidak pernah lelah berjuang mencari sisi-sisi talenta dari ABK.. bagaikan.. membersihkan lumpur-lumpur yang menutup batangan emas.. menantikan sinar batangan ini.. memancarkan kilau yang akan membuat banyak orang silau.. seperti apa yang sudah terjadi pd beberapa anak didiknya..
Alhamdulillah.. hingga pagi ini.., Aini sangat manis. Dia sudah begitu bahagia.. sejak dari rumah kemarin, ketika tahu akan “bermain” dengan ibu Ages.. Beliau ini seorang pedagog yang berkantor di BRT Cempaka Mas Jakarta, dan menjadi salah seorang yang “mendukung” perjuangan ini.. Ha ha ha.. Aini jatuh cinta pada ibu Ages.. Jatuh cinta.. dengan cintanya yang tulus dari sang ibu untuknya.. yang beliau ungkapan disetiap perjumpaan.. (Hanya Allah yang tahu berapa banyak orang seperti Bu Ages, Pak Ciptono, Pak Dedi (dari Majalah Anak Special).. yang IA turunkan kedunia ini..) Ehmm tentang Ibu satu ini,.. sempat saya ulas juga di Oleh-oleh dari sebuah seminar
Oke.. beberapa hari kedepan.. saya dan Aini akan berjuang mencari kesempatan itu.. betapapun kecil lobang jarum yang harus kami lalui. (Ehm.. kemarin sudah ada “aba-aba”.. Tidak ada jam karet disini.... ) Doakan ya.. sahabat. Jazakumullah Khairan Katsiran.. (Doa dan support anda semua.. bikin ku makin kuat melangkah)
Bersambung ke Hari ke 2 Training



















































Salam kenal kembali…
Uahhh… hebat sekali ya.. tugas anda…
Yup… insya Allah sesegera saya tahu.. saya akan selalu coba hubungi anda.. (ehm sebaliknya juga ya.. jika ada info terbaru.. saya juga diberi tahu… ya???)
Oh ya.. dimana ngajarnya sih???
asslmkm.bu diaz maaf saya baru buka blognya..nanti ceritanya ketemu langsung ya,wass