Tuna ganda
September 4, 2009 by: yantiHari ini.. saya berkenalan dengan kesedihan yang lain….
Selama ini saya tahu… Aini menyandang Global Delay Development (Perkembangannya mengalami keterlambatan secara keseluruhan) kemudian.. bertambah dengan Autis.. dan hari ini… sebuah diagnosa, memberikan tambahan lain, Aini tergolong juga dalam Anak yang mengalami keterlambatan mental dan intelektual…. (hmmm.mmmm.mmmm)
Saya melakukan obesrvasi yang berbuntut diagnosa ini adala… karena saya merasa sangat tidak nyaman dengan keseharian Aini di sekolah Al Marjan.. Bukan kesulitan keseharian tapi.. kesulitannya untuk bisa “klik” dengan kegiatan akademis
Ya sihhh…Betul.. memang.. saya sudah membuat beberapa kesepakatan dengan sekolah yang sebenarnya.. tidak akan mempersoalkan sama sekali… kebisaan Aini dalam bidang akademik… Tapi.. saya sebagai orang tua tetap tak dapat menipu diri ini… mencoba.. tak mau ambil pusing dengan keseharian Aini di sekolah… dengan pengamatan yang mampu saya lakukan.. dan berdiskusi dengan guru pendamping maupun guru kelas, saya.. mencoba menganalisa detik demi detik.. jam demi jam dan hari-hari yang Aini lalui di sekolah. Sampai akhirnya… saya melihat.. ada masalah dalam dirinya.., Aini bereaksi menolak terhadap rutinitas pembelajaran… Ya..Aini punya kecenderungan menghindar dan tak mau belajar dengan bantuan. Di sisi lain.. Aini, gemar sekali main belajar-belajar-an, membaca buku sekeras-kerasnya.. dengan isi bacaan berdasarkan imajinasinya sendiri (woong Aini belum bisa baca….)… dsbnya.. dirumah, atau dalam mobil..(yang ku terjemahkan sebagai… Ungkapan hatinya.. “Aku bisa kok.. Aku mampu membaca.. menulis seperti teman-teman yang lain”.)
Hari ini.. dengan saran seorang teman… (saya bersyukur.. selalu saja Allah kirimkan seseorang untuk membuka “jalan”) saya dianjurkan untuk meminta observasi di SD Pantara.. di kawasan Senopati Jakarta. Hasil test.. 2 point penting yang disampaikan oleh ibu Vivi selaku psikolog disana adalah :
1. walaupun Aini pada kenyataannya berusia 8 tahun 3 bulan, metalitasnya masih berada di usia 3 tahun 7 bulan.
2. Kemampuan IQ.. berkisar dalam range 35 hingga 55. Lebih dikenal dengan kata Tunagrahita
“Cekak Aos-e” Secara keseluruhan.. Aini menyandang Tuna ganda (memiliki lebih dari satu kekurangan)
Mendengarkan ibu Vivi berbicara…, airmata ini.. mengembang…. Tapi..mungkin karena saya selalu mengamati Aini dan aktif berinteraksi dengannya, kondisi bahwa memang Aini berbeda, cukup banyak dapat saya rasa.. (walaupun jujur.. saya lebih sering mengibaskan pemikiran ini, dan terus terusan menghibur diri.. “menolak perasaan ini”) . Sakit dan airmata yang menetes lebih pada… “Ugh.. ternyata feeling ini tidak salah ya Allah”…
Sebentar… kembali hatiku berbisik… “So.. what… bagaimanapun Aini tetap anakku.., she’s need me.. ayoo pikirkan langkah masa depannya”. ( Ya Allah…. there’s problem… again.. Please.. help me to stand by…. no matter what)



















































Saya hanya bisa bilang……sabar….tetap semangat ya Bu!………setiap ujian menunjukkan seberapa besar kualitas keimanan kita……dan Ibu adalah orang pilihan yang menerima amanat dari-Nya.