Uncontrol
May 6, 2010 by: yanti
Menurutku, Hidup ini memang penuh mistery…
Rencana, Harapan, Aturan.. boleh saja dibuat.. dan ditegakkan.
Allah Yang Maha Pengatur.. sering punya rencana yang tak pernah kita duga akan menjadi bagian dari kehidupan. Situasi yang sering menjadi “Uncontrol”..
Saya ingat betul, ketika suatu hari saya marah.. pada salah seorang anakku, yang lagi-lagi berangkat terlambat ke sekolahnya. Yaa.. saya berusaha ada jadwal-jadwal dalam kehidupan kami. Tujuannya si.. sebenarnya hanya untuk “mensingkronkan”.. akitifitas kami berlima. (saya, bapaknya dan anak-anak) Harapan saya, ketepatan waktu akan membuat kami selalu dapat terhubung dan saling mendukung.
Dengan masih kesal, saya mengantarkan ia ke sekolah. (Pertimbanganku.. naik kendaraan umum, pastilah ia akan makin terlambat). Dan.. saat itulah, diperjalanan menuju sekolah, mata hatiku terbuka leeeebbbaaaarrrr. jika saja.. hari itu, anakku berangkat tepat waktu… ia akan menaiki angkutan umum sekian menit didepan kendaraan yang kukemudikan. Dan… angkutan umum tersebut… terlihat (saat itu) dalam kondisi yang menyedihkan.. tergolek dipinggir jalan, karena kecelakaan lalu lintas.
Alhamdulillaah… situasi Uncontrolku di pagi hari itu.. ketak mampuan me”manage” keberangkatan tepat waktu.. ternyata justru berbuah kesyukuran.
Cerita lain, ketika sebuah kendaraan yang tiba-tiba saja membuat gerakan uncontrol, ternyata dapat mengakibatkan kecelakaan beruntun..Yaa.. jika berhubungan langsung dengan diri kita, persiapan bisa kita lakukan dengan matang.. pelaksanaan dapat dilakukan dengan hati-hati. Tapi.. jika sudah menyangkut “semangat insan lain”.. wallaahu alam. sering kita terpaksa menanggung akibat dari hal-hal yang diluar jangkauan.
Ya Allah… saya memang gak pernah tahu apa rencanaMU.. saya memang sering bertindak “seolah paling tahu”.. Padahal telah IA sampaikan, sehebat-hebatnya manusia.. pengetahuannya bagaikan setitik air yang jatuh dari ujung jari, setelah dicelupkan dalam samudra yang luas…
Manusia boleh berencana…
Tapi kadang kala ada sebuah titik dimana rencana itu menemui kebuntuan.
Dan Allah Yang Maha Kaya.. memberiku akal untuk menganalisa kegagalan sebuah rencana. Belajar dari kegagalan. Dan bangkit dari kegagalan. Biarpun kegagalan itu datang dan datang lagi…
Dia Yang Maha Tahu dan Pengasih, tak akan pernah melihat hasil akhir dari perbuatan manusia.. tapi proses panjang yang harus ditempuh, rasa sakit yang tergores selama proses, air mata yang tertumpah sebagai bagian dari ketak berdayaan.. punya nilai-nilai sendiri dimataNYA. Nilai-nilai yang akan menjadi penambah atau pengurang dari total nilai yang akan kita dapat di hari penghisaban.
Saya makin menyadari.. satu saat kepasrahan itu memang harus dilakoni.. sebagai bagian dari keyakinan atas situasi-situasi uncontrol yang tiba-tiba saja muncul. Yakin bahwa dibalik situasi tak terkendali itu, sebenarnya Allah Yang Maha Kasih dan Penyayang sedang menunjukkan kasih sayangNYA.. Menuntun kita untuk tetap ada di “JalurNYA”.. Amin



















































online pharmacy accutane cye ultram 4201 where to buy prednisone
P cialis 602 valium >:-[[[